Seminar “Rethinking Research, Policies and Practices”

06 april 2016


Pada Rabu, 6 April 2016, YIPD Indonesia menghadiri seminar “Rethinking Research, Policies and Practices yang diselenggarakan oleh Knowledge Sector Initiative (KSI) bekerjasama dengan Global Development Network (GDN), Pusat Kajian Komunikasi UI, dan Centre for Innovation Policy and Governance (CIPG). Seminar setengah hari yang diadakan di auditorium Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tersebut membahas tiga topik, yaitu:

-  Reforming research in Indonesia: Policies and Practices” oleh Inaya Rakhmani dari Pusat Kajian Komunikasi UI
-  University barriers to research oleh Mitra KSI, yang terdiri dari 4 praktisi akademik dari 4 kampus, dan;
- Doing Research in Cambodia: Making Models That Build Capacity” oleh Pou Sovachana dari Cambodian Institute for Cooperation and Peace.

Penelitian/research dianggap mempunyai peran fundamental untuk perkembangan ekonomi nasional dan pembuatan kebijakan. Bahkan, penelitian diharapkan tidak hanya sebatas menghasilkan ilmu saja tetapi memicu timbulnya inovasi. Namun kenyataanya, 90 persen penelitian tentang Indonesia dilakukan oleh orang Indonesia itu sendiri dan tidak banyak jumlah publikasi internasional yang dihasilkan. Berdasarkan pemaparan dari tiga topik di atas dapat terlihat kendala atau hambatan yang dihadapi Indonesia dalam memaksimalkan penelitian yaitu:

a.    Adanya permasalahan dari dosen universitas seperti rekrutmen dosen yang tertutup, adanya dosen yang mempunyai jabatan ganda, cenderung melanjutkan studi di almamater sendiri membuat dosen tidak maksimal dalam menghasilkan penelitian yang berkualitas,
b.    Ketidakonsistenan antara peraturan pemerintah dalam mengatur riset,
c.    Kendala hibah yang tidak memadai untuk sebuah penelitian yang bermutu, dan
d.    Definisi penelitian yang tidak dipahami sebagai jawaban atas rasa ingin tahu tapi hanya sebagai cara untuk mendapatkan gelar.

Terdapat beberapa rekomendasi yang ditawarkan oleh para pembicara dalam menghadapi kendala tersebut yaitu melakukan peningkatan kapasitas meneliti dan menulis laporan berupa publikasi; perguruan tinggi perlu melakukan pembenahan dalam proses rekruitmen dan seleksi dosen muda; perlu melibatkan departemen, dosen, dan pusat studi untuk mengembangkan Agenda Riset Nasional menjadi sebuah roadmap penelitian; pemerintah perlu meninjau kembali kebijakan terkait pendanaan penelitian dan iuran penelitian; dan pemerintah perlu mendorong tema-tema penelitian yang hasilnya dapat memiliki pengaruh pada pembuatan kebijakan.

Penulis: Betharia Rajagukguk

From Twitter