Lokakarya Kemitraan Pemerintah Daerah dan Swasta untuk Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Indonesia

24 october 2016

Pada Rabu dan Kamis, 19-20 Oktober 2016 lalu, Yayasan Inovasi Pemerintahan Daerah Indonesia (YIPD) bersama Cities Development Initiation for Asia (CDIA) dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) menyelenggarakan lokakarya yang bertajuk “Kemitraan Pemerintah Daerah dengan Swasta untuk Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Indonesia” bertempat di Sahid Sudirman Center. Acara ini dihadiri oleh beberapa perwakilan pemerintah kota dan kabupaten, diantaranya Kota Padang, Kota Bogor, Kota Tanjung Pinang, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Berau, dan Kabupaten Sukabumi.

Lokakarya ini membahas tiga topik yaitu:

  • Pengenalan Public Private Partnership (PPP) atau Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) oleh Dodi Miharjana perwakilan dari CDIA
  • Dukungan Pemerintah pada Pembangunan Proyek Infrastruktur KPBU dan Opsi Pembiayaan Infrastruktur Lainnya oleh Pradana Murti dari PT SMI
  • Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum oleh Bapak Mujahidin Perwakilan Kementrian Agraria dan Tata Ruang/BPN,

Kendala yang seringkali dihadapi pemerintah dalam hal pembangunan infrastruktur adalah masalah pendanaan. Keterbatasan pemerintah dalam hal pembiayaan proyek-proyek besar sering kali menjadi hambatan dalam menyediakan infrastruktur yang baik. KPBU merupakan pilihan alternatif pendanaan dalam pembangunan infrastruktur daerah. KPBU merupakan kontrak jangka panjang antara badan usaha dan pemerintah untuk menyediakan layanan publik dan infrastruktur publik. Dalam kontrak ini, terdapat skema pembagian risiko di antara para pihak. Esensi dari KPBU terletak pada kerjasama penyediaan hingga pengoperasian infrastruktur publik yang melibatkan pihak pemerintah dan swasta.

Secara garis besar, terdapat beberapa prinsip dalam pelaksanaan KPBU yaitu: pembagian risiko antara pemerintah dan swasta dengan memberi pengelolaan jenis risiko kepada pihak yang dapat mengelola, pembagian risiko tersebut ditetapkan dengan kontrak dimana pihak swasta terikat untuk menyediakan layanan dan pengelolaan maupun kombinasi keduanya, pengembalian investasi dibayar melalui pendapatan proyek, serta kewajiban penyediaan layanan kepada masyarakat tetap pada pemerintah sehingga apabila pihak swasta tidak dapat memenuhi pelayanan pemerintah dapat mengambil alih. Kunci sukses pembangunan infrastruktur diantaranya terletak pada perencanaan pembangunan yang matang, manjemen kelembagaan yang tepat, dan kerjasama yang efektif.

Selain penyampaian materi dari  narasumber, lokakarya ini juga diisi dengan sesi sharing mengenai rencana pembangunan infrastruktur dari masing-masing perwakilan kota/kabupaten yang hadir serta diskusi mengenai solusi penerapan KPBU untuk pelaksanaan pembangunan infastrukturnya.

Penulis: Larasati

From Twitter